Harga emas hampir tidak adanya perubahan
Harga emas hampir tidak adanya perubahan sama sekali dalam kurun waktu tertentu karena banyaknya Investor menantikan data Inflasi AS untuk mencari petunjuk apakah Federal Reserve berencana untuk menaikkan suku bunga pada pertemuan di minggu depan. Imbal hasil Treasury yang lebih tinggi dan meningkatkan ketegangan di Timur Tengah tetap menjadi hambatan jangka pendek, walaupun dolar yang sedikit lemah dan permintaan dalam jangka Panjang terhadap emas Batangan terus memberikan dukungan. Pada pukul 08:43 WIB, XAU/USD turun 0,1% ke $4.398,53 per ons, sementara Gold Futures melemah 0,4% ke $4.442,00. XAG/USD hampir tidak berubah di $67,28 per ons, sementara XPT/USD turun 0,6% ke $1.888,23. Indeks Dolar AS hampir tidak berubah di 98,81. Pada pukul 08.43 WIB, XAU/USD turun sedikit menjadi 0,1% atau sekitar $ 4.398,53/ons, sementara Gold Futures sedikit melemah diangka 0,4% ke angka $ 4.442,00 XAG/USD hampir tidak berubah di $67,28/Ons sementara untuk XPT/USD turun diangka 0,6% ke angka $1.888,23. Indeks Dolar AS hampir tidak berubah di 98,81. Imbal hasil Treasury dan ketegangan Timur Tengah tekan emas Emas telah diperdagangkan dalam kisaran yang relatif sempit di sekitar $4.400 dalam beberapa pekan terakhir setelah bangkit dari level dasar di sekitar $4.000 pada Juli. Para investor terus mempertimbangkan daya tarik jangka panjang logam ini sebagai lindung nilai portofolio terhadap tekanan jangka pendek dari imbal hasil obligasi yang lebih tinggi dan memburuknya ketegangan di Timur Tengah. Imbal hasil Treasury AS tenor 10 tahun naik setelah rencana terbaru pemerintah untuk membeli hingga $6 miliar utang bertenor panjang gagal mempengaruhi pasar obligasi. Imbal hasil yang lebih tinggi dapat menekan emas karena emas batangan tidak membayar bunga. Harga minyak juga tetap menjadi perhatian. Minyak mentah Brent mencapai $100 per barel untuk pertama kalinya sejak Juli.


